HIDUPMU tak ubahnya seperti jam pasir.
Kau tahu, di bagian atas jam pasir terdapat ribuan butir pasir. Satu per satu butir-butir pasir tersebut bergerak dengan pelan-pelan dan teratur melewati bagian leher yang sempit di tengah.
Kau atau saya tidak bisa memaksa memasukkan pasir lebih dari satu butir melewati leher sempit tersebut tanpa merusak jam itu sendiri.
Kau, saya dan siapappun juga sama halnya seperti jam pasir tersebut.
Bila kita bangun di pagi hari dihadapkan pada setumpuk tugas yang harus kita selesaikan pada hari itu. Tugas yang jumlahnya ratusan itu harus diselesaikan dengan tenang satu per satu, bergantian secara teratur dan pelan-pelan, seperti halnya butir-butir pasir dalam jam pasir yang satu demi satu melewati bagian leher sempit.
Kita harus berbuat demikian.
Kalau tidak, maka berarti kita merusak struktur tubuh atau mental kita.